PUBLIC SPEAKER

By: Dhani HS

Tips yang menarik ketika Anda sedang berbicara dihadapan banyak orang

Ketika Anda ingin berbicara pada saat mengisi materi atau berada dihadapan banyak orang maka Anda harus membuat audiens merasa tertarik kepada Anda, sehingga materi atau isi dalam pembicaraan Anda dapat dipahami oleh audiens. Dalam hal ketertarikan audiens kepada Anda maka Anda harus membuka dan menutup pembicaraan yang powerfull. Berikut sepuluh teknik pembukaan yang powerful:

  1. Visual Impact

Anda memberikan dampak secara visual yang menarik perhatian audiens dan menjadi jembatan untuk masuk ke pembahasan topik.

Contoh:

“Bapak ibu sekalian, di tangan saya ada uang Rp.500.000,-, siapa yang mau?

Oke, 95% dari Anda yang hadir mau uang ini. Kalau uang ini saya remas-remas seperti ini (sambil meremas-remas uang), siapa yang masih mau? Wow, masih ada 95% orang yang mau uang yang sudah kusut ini.

Nah, kalau sekarang uang ini saya injak (sambil menginjak-injak uang), siapa yang masih menginginkannya? Ya, mayoritas Anda tetap menginginkan uang ini, betul? Satu alasan Anda masih tetap menginginkan uang ini, walaupun sudah saya remas-remas dan injak-injak adalah nilai uang ini tidak pernah berubah, betul?

Hal sama juga berlaku bagi diri Anda. Tidak peduli seperti apa keadaan Anda saat ini, entah Anda sukses atau belum sukses, kaya atau miskin, hal itu tidak akan pernah mengurangi nilai Anda sebagai manusia yang penuh potensi.

Oleh karena itu, topik saya malam hari ini adalah ‘Maximize Your Potential for Success’. Selamat malam Bapak dan Ibu sekalian, perkenalkan, nama saya ………………. Selama dua jam kedepan saya akan berbicara tentang ……………….”

  1. Powerful Question

Anda memberikan permasalahan yang sedang terjadi dan presentasi Anda merupakan solusi dari permasalahan itu.

Contoh:

”Tahun 2010 yang lalu Indonesia memasuki CAFTA (China ASEAN Free Trade Area). Pemerintah memberi kesempatan sebesar-besarnya kepada negara-negara Asia untuk memasukkan produk dan jasa mereka ke Indonesia. Sebaliknya, kita juga bisa mengekspor produk kita ke negara-negara Asia. Pertanyaan saya, apakah kita siap menghadapi persaingan di era perdagangan bebas ini?

Oleh karena itu, topik yang akan saya bahas adalah membentuk UMKM yang tangguh di era CAFTA. Selamat malam Bapak dan Ibu sekalian, perkenalkan, nama saya ……………….

  1. Audience participation

Anda diwajibkan untuk meminta partisipasi langsung dari audiens.

Contoh

“Sebelum memulai seminar pagi ini, saya ingin Bapak dan Ibu berkenalan dengan teman-teman baru di samping kiri dan kanan Anda. Minimal lima orang dan waktu yang saya berikan lima menit. (Setelah beberapa menit…)

Dari cara Anda berkenalan saya bisa mengelompokkan Anda ke dalam tiga kategori orang. Kategori pertama adalah orang-orang di bawah standar, yang hanya berkenalan dengan kurang dari lima orang dengan bermacam-macam alasan. Kategori kedua adalah orang-orang yang mengikuti standar, yakni mereka yang hanya melakukan sesuai dengan instruksi yang diberikan dan haya berkenalan dengan lima orang. Kategori ketiga adalah orang-orang yang selalu melebihi standar yang ditetapkan, dalam hal ini berkenalan dengan lebih dari lima orang.

Agar bisa sukses Anda harus menjadi pribadi yang di atas standar. Saat ini saya akan membahas cara menjadi manusia di atas rata-rata dengan topik Extraordinary Man. Selamat malam Bapak dan Ibu sekalian, perkenalkan, nama saya ……………….

 

  1. Story

Anda diwajibkan untuk menceritakan kisah yang berkaitan dengan topik yang akan Anda bahas.

Contoh:

“Suatu hari saya membeli sebuah keripik singkong di pinggir jalan, dibungkus dengan plastik biasa dengan harga Rp 10.000,- /bungkus. Diwaktu yang berbeda saya membeli keripik singkong, tapi kali ini beli di minimarket dan harganya Rp 20.000,- /bungkus.

Kemudian saya mulai berfikir apa yang membedakan antara keduanya, secara rasa tidak jauh berbeda, secara isi malah lebih banyak yang saya beli di pinggir jalan. Menurut Anda karena apa?

Awalnya saya berfikir karena tempat jualannya tapi teryata bukan karena tempat jualannya tapi lebih tepatnya karena kemasan, keripik singkong yang dijual di minimarket memiliki kemasan yang lebih menarik sehingga bernilai lebih mahal. Ternyata pola ini tidak hanya berlaku untuk keripik singkong saja tapi juga berlaku untuk presentasi Anda.

Percayalah, kemasan menjadikan produk Anda bernilai lebih mahal. Slide presentasi adalah salah satu kemasan terbaik untuk menjadikan presentasi Anda menjadi lebih mahal dan apa yang Anda jual lewat presentasi menjadi lebih mudah diterima karena disampaiakan dengan slide presentasi yang lebih menarik. Bersiaplah untuk merevolusi pada setiap slide presentasi Anda, are you ready? “

  1. Four Statements

Anda melemparkan empat pertanyaan yang sama atau berbeda, disusul dengan topik bahasan Anda yang berkaitan dengan keempat pertanyaan itu.

Contoh:

“Ada salesman yang menghasilkan Rp 20.000.000 pada setiap bulan, ada salesman yang menghasilkan Rp 50.000.000 pada setiap bulan, ada salesman yang tidak menghasilkan apa-apa, dan ada salesman yang memutuskan untuk meninggalkan profesinya sebagai salesman karena tidak bisa menjual satu produk pun.

Pada kesempatan ini saya akan membahas mengapa ada salesman yang bisa berhasil menjadi jutawan dan ada salesman yang tidak pernah berhasil. Selamat pagi, nama saya …………….., dan topik yang akan saya bahas adalah ‘Sales Mastery’.”

  1. Pujian

Anda membuka presentasi dengan memberikan pujian kepada audiens, kota tempat acara berlangsung atau profesi audiens (jika profesi mereka sama).

Contoh:

“Sejak menerima undangan untuk memberikan seminar di Surabaya, hati saya tak sabar ingin segera berada di kota ini. Bagi saya, Surabaya adalah kota yang istimewa, denga semangat dana antusiasme arek-arek Surabaya, ditambah dengan wisata kulinernya. Semua itu membuat saya semakin ingin segera berada di kota ini.

Gambaran saya mengenai Surabaya ternyata keliru. Saya melihat arek-arek Surabaya malah ini lebih bersemangat dan lebih luar biasa dari yang saya bayangkan. Luar biasa! Selamat malam, nama saya ………….., dan malam ini saya akan berbicara mengenai ………………..”.

  1. Fakta Mengejutkan

Anda memberikan fakta yang tidak diketahui sebagai bahan untuk membuka presentasi dan memberikan efek mengejutkan bagi audiens.

Contoh:

Hasil survey dari Michael LeBoeuf, Ph.D, mengapa pelanggan lari?

3%   Pindah tempat tinggal

5%   Menemukan persahabatan baru di perusahan atau toko lain

9%   Bujukan pesaing

14% Tidak puas dengan produk yang di beli

68% Karena sikap masa bodoh yang diperlihatkan oleh pemilik, manajer atau karyawan.

  1. Kutipan

Anda mengambil kutipan dari tokoh yang audiens kenal sebagai acuan dalam mengembangkan materi seminar.

Contoh:

“Albert Einstein mengatakan ‘hanya orang gila yang menginginkan hasil berbeda dari tindakan yang sama.’ Oleh karena itu, saat ini kita akan membahas ‘How to think different’. Selamat pagi, nama saya …………… Selama dua jam kedepan saya akan berbicara tentang ………………”

  1. Humor

Pastikan humor yang Anda gunakan berkaitan dengan topik yang Anda bahas dan tidak mengandung unsur SARA.

Contoh:

Hari sudah menjelang sore ketika seorang tukang perahu sedang mendayung perahunya mengantarkan sang professor menyusuri sungai melewati kampung dan hutan di sekitarnya.

Sang professor menikmati betul pemandangan alam sekitar, sambil mengambil daun di sungai sang professor bertanya kepada tukang perahu: “Tukang perahu, apakah kau pernah belajar tentang botani?”

Tukang perahu melihat sang professor dan menjawab “Saya, tidak pernah belajar hal itu.”

“Wah, kau kehilangan 30% dari hidupmu, karena tidak pernah belajar mengenai botani.” kata sang professor.

Beberapa waktu kemudian, perahu mereka melewati bebatuan besar yang berdiri disamping sungai. Sang professor kembali bertanya pada tukang perahu “tukang perahu, apakah kau pernah belajar mengenai geologi ?”

Sambil menggaruk-garuk kepala, si tukang perahu menjawab “tidak pernah professor. Saya tidak tahu apa itu geologi.”

“lagi-lagi, kamu kehilangan 30% lagi dari hidupmu karena tidak pernah belajar mengenai geologi.” Kata sang professor.

Perjalananpun berlanjut, sekarang perahu melewati gunung yang begitu indah, sang profesorpun kembali bertanya kepada tukang perahu “Tukang perahu, Apakah engkau pernah belajar mengenai geografi?”

Dengan malu dan sambil tertunduk, tukang perahu itu. “saya tidak pernah tahu apa itu geografi, professor.”

“Sungguh kau benar-benar merugi, sekarang kau telah kehilangan 90% dari hidupmu, karena tidak pernah belajar tentang botani, geologi dan geografi.” Kata sang professor.

Sepertinya tukang perahu mulai kesal dengan perkataan sang professor, bukan mengajari tapi malah terus-terusan merendahkan dirinya. Sang tukang perahu mulai mendayung dengan cepat dan tergesa-gesa. Hari bertambah sore dan angin bertiup lebih kencang, arus sungai menjadi lebih deras dan tiba-tiba perahu terbalik karena di terjang arus sungai.

Ditengah kepanikan, teringatlah tukang perahu akan sang professor. Dengan suara yang nyaring dia berteriak “professor-professor, apakah Anda pernah belajar berenang?”

Sambil berusaha untuk tidak tenggelam, professor menjawab “saya pernah belajar berenang tapi tidak pernah praktek” kemudian dengan nada yang serius tukang perahu berkata “Sekarang Anda benar-benar kehilangan 100% dari hidup Anda.” Kata si tukang perahu.

Bapak ibu Anda boleh belajar ilmu apapun di dunia ini tapi pastikan Anda belajar ilmu berkomunikasi & menyampaikan ide kepada banyak orang, karena ilmu ini akan menjadi daya ungkit untuk kesuksesan Anda & menjadikan ilmu-ilmu lain yang Anda pelajari menjadi bermanfaat bagi banyak orang, ilmu ini adalah public speaking.

Selamat malam, nama saya  ………….. malam ini saya berbicara mengenai ………………”

  1. Pertanyaan dari orang ternama

Anda juga bisa memberikan pertanyaan yang menggiring rasa ingin tahu audiens dan diajukan oleh seorang tokoh terkenal.

Contoh:

“Leo Tolstoy, seorang sastrawan Rusia, pernah mengajukan tiga pertanyaan: ‘Kapan waktu yang paling penting?’ ‘Siapa orang yang paling penting?’ dan ‘Apakah hal yang paling penting untuk dilakukan?’. Jawaban pertanyaan itu: waktu terpenting adalah saat ini, orang paling penting adalah orang yang sedang bersama kita saat ini, dan hal yang paling penting untuk dilakukan adalah peduli.

Selamat pagi, nama saya ……………., dan saya akan berbicara mengenai ‘awareness’. Selama 90 menit ke depan saya akan membicarakan ………………”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *